Di Grobogan, Peternak 5 Kecamatan Cek Darah Flu Burung

Di Grobogan, Peternak 5 Kecamatan Cek Darah Flu Burung

- detikNews
Rabu, 06 Okt 2004 13:19 WIB
Semarang - tampaknya pemerintah Indonesia tak ingin ada korban manusia dalam wabah flu burung seperti di Thailand. Untuk memastikan hal itu, peternak dan orang-orang yang tinggal di sekitar peternakan Grobogan, Jawa Tengah, yang terjangkit flu burung dicek darahnya.Cek darah itu dilakukan oleh tim dari Jakarta, Dinas Kesehatan Jateng, Balai Penelitian Vektor Salatiga, dan tim kesehatan UGM Yogyakarta. Mereka akan memeriksa beberapa orang di lima kecamatan yakni Tegowanu, Toroh, Penawangan, Grobogan, dan Karang Wayung.Demikian disampaikan Wakil Kepala Dinas Kesehatan Jateng, Budihardja, sebelummengikuti Raker Kesehatan Daerah di Kantor Dinas Kesehatan Jateng, Jl. Pierre Tendean, Semarang, Rabu (06/10/2004)."Paling lama sebulan kemudian hasil cek darah itu dapat diketahui. Kami menargetkan ada 100 orang yang diambil sampelnya," katanya kepada wartawan.Budihardja menambahkan untuk sementara cek darah itu hanya dilakukan di Grobogan. Karena di tempat itulah wabah flu burung terbukti ada. Hal itu ditunjukkan oleh penelitian pakar UGM Charles R Tabbu beberapa waktu lalu.Lebih lanjut Budihardja menyatakan pemerintah sudah menyiapkan dana bagi peternak dan orang-orang yang terbukti tertular flu burung. Melalui Dinas Kesehatan, pemerintah memberi subsidi bagi pengobatan orang-orang tersebut di rumah sakit. Terutama jika dalam pemeriksaan darah itu, mereka benar-benar terbukti tertular flu burung.Sementara itu, salah satu dokter ternak di Grobogan Riyanto menyatakan dirinya juga akan ikut dicek darahnya. "Pagi ini, Dinas Kesehatan akan mengambil darah dari para peternak. Juga, orang-orang yang terlibat dalam penanganan flu burung, terrnasuk saya," katanya dalam sebuah dialog di Radio Trijaya FM Semarang, Selasa (06/10/2004).Riyanto mengatakan dirinya berharap masyarakat tidak perlu cemas. Karena di Indonesia wabah flu burung sampai menyebar ke tubuh manusia. "Tapi untukantisipasi, masyarakat harus teliti jika membeli ayam. Pastikan ayam yangdibeli itu sehat," ujarnya. (djo/)



Berita Terkait