Pasukan AS Lancarkan Operasi Berskala Besar di Irak
Rabu, 06 Okt 2004 11:03 WIB
Jakarta - Pasukan Amerika Serikat dan Irak melancarkan operasi militer di Irak selatan mendekati ibukota Baghdad. Lebih dari 3 ribu pasukan AS dan Irak dikerahkan dalam gempuran berskala besar itu.Pasukan menguasai satu kamp yang diduga sebagai tempat pelatihan gerilyawan dan menangkapi lebih dari 160 tersangka gerilya Irak. Demikian disampaikan komando militer AS dalam rilisnya seperti dilansir kantor berita Associated Press (AP), Rabu (6/10/2004).Pasukan penyerang juga menguasai sebuah jembatan yang melintasi Sungai Efrat yang diyakini sering dilalui para pejuang Irak untuk masuk dan keluar dari kota-kota penting, termasuk Baghdad dan basis pejuang Sunni, Fallujah.Operasi ini melibatkan Unit Ekspedisi Marinir ke-24 serta pasukan Angkatan Darat AS dan Irak, dan juga anggota-anggota Garda Nasional Irak. Rilis tersebut tidak menyebutkan jumlah korban jiwa yang jatuh dalam penyerbuan ini.Misi operasi ini, menurut rilis tersebut, adalah untuk membantu otoritas Irak dalam meningkatkan keamanan dan stabilitas bagi hampir 900.000 warga provinsi Babil, yang berlokasi tepat di sebelah selatan ibukota Baghdad.Pasukan AS dan Irak menemukan beberapa gudang senjata dan menghancurkan 15.875 kilogram bahan peledak dalam aksi militer ini. Operasi ini terjadi menyusul gempuran pasukan gabungan AS dan Irak ke kota Samarra, sekitar 95 kilometer sebelah utara Baghdad, yang menimbulkan korban jiwa yang besar.
(ita/)











































