Debat 90 Menit, Cheney & Edwards Saling Serang Soal Irak

Debat 90 Menit, Cheney & Edwards Saling Serang Soal Irak

- detikNews
Rabu, 06 Okt 2004 10:26 WIB
Jakarta - Dua kandidat Wakil Presiden AS mendatang terlibat dalam perdebatan sengit menyangkut perang Irak. Senator John Edwards dan Wapres Dick Cheney saling melancarkan kecaman dalam sesi debat yang berlangsung Selasa (5/10/2004) malam waktu setempat atau Rabu (6/10/2004) WIB.Edwards dari kubu Demokrat menuding Cheney "tidak jujur" dengan rakyat Amerika mengenai perang Irak. Dikatakannya, korban tentara AS terus meningkat setiap bulannya di Irak dan AS-lah yang menanggung 90 persen biaya perang. Demikian seperti dilansir kantor berita AP, Rabu (6/10/2004)."Militer kita telah melakukan semua yang diperintahkan pada mereka. Dan bukan cuma saya yang melihat kekacauan di Irak," ujar Edwards. Menurutnya, pemerintah AS melancarkan serangan ke Irak tanpa sumber daya yang cukup, tanpa rencana untuk mencapai perdamaian dan dukungan internasional."Kita perlu awal yang baru," kata Edwards. "Kita perlu presiden yang akan mempercepat pelatihan warga Irak... Kita perlu mempercepat rekonstruksi sehingga rakyat Irak bisa melihat sejumlah manfaat nyata," imbuhnya.Sementara Cheney menegaskan bahwa invasi ke Irak merupakan bagian dari perang global melawan terorisme yang dilancarkan setelah peristiwa 11 September. Menurutnya, Saddam Hussein perlu digulingkan karena hubungannya dengan para teroris."Apa yang kami lakukan di Irak adalah hal yang benar untuk dilakukan... Dunia saat ini jauh lebih aman karena Saddam Hussein dipenjara. Pemerintahannya tidak lagi berkuasa dan kami telah melakukan hal yang benar," tandas Wakil Presiden George W Bush itu.Cheney juga mengritik Edwards dan kandidat presiden Demokrat John Kerry yang memiliki sikap yang berubah-ubah soal Irak. Pertama mereka menyatakan setuju di Senat dengan aksi militer di Irak, namun kemudian keduanya menentang perang Irak."Sangat sulit untuk menyatakan kredibilitas kepada para sekutu jika anda memilih untuk perang, dan kemudian anda menyatakan perang itu salah, di tempat yang salah, waktu yang salah," ujar Cheney."Anda tidak kredibel soal Irak karena banyaknya ketidakkonsistenan yang telah John Kerry dan anda nyatakan dari waktu ke waktu selama kampanye politik," serunya.Sesi debat kedua pasangan Bush dan Kerry tersebut berlangsung selama 90 menit di Case Western Reserve University di Cleveland. Sebelumnya, Bush dan Kerry juga telah bertemu dalam debat kepresidenan pertama yang juga didominasi oleh isu Irak. Kedua kandidat presiden itu akan kembali melakukan debat pada bulan ini. (ita/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads