Tingkat Golput dalam Pilgub Sumut Lebih dari 50 Persen

- detikNews
Jumat, 15 Mar 2013 20:35 WIB
Jakarta - Rendahnya partisipasi masyarakat dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sumatera Utara (Sumut) sudah masuk tahap yang memprihatinkan. Tingkat partisipasi pemilih hanya 48,50 persen, dengan demikian angka yang tidak ikut memilih atau golput mencapai 51,50 persen.

Angka itu terungkap dalam penghitungan suara yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumut dalam Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara Tingkat Provinsi Sumatera Utara dalam Pemilihan Umum Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara Tahun 2013, di Hotel Grand Angkasa, Jalan Sutomo, Medan, Jumat (15/3/2013) sore.

Berdasarkan hasil rekapitulasi itu, suara suara sah dalam Pilgub Sumut yang berlangsung pada 7 Maret lalu tersebut, sebanyak 4.861.467 suara, sementara yang tidak sah sebanyak 139.963 suara. Dengan demikian total partisipasi pemilih sebanyak 5.001.430 jiwa.

Jika dibandingkan dengan jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang berjumlah 10.310.872, maka angka partisipasi itu sekitar 48,50 persen saja. Tak sampai setengah dari pemilih terdaftar yang ikut dalam Pilgub.

Terkait dengan angka partisipasi yang sangat rendah ini, Ketua KPU Sumut Irham Buana Nasution menyatakan hal ini memang memprihatinkan. Namun disebutkannya pihaknya sudah melakukan sosialisasi secara maksimal, dan menolak disalahkan.

“Itu, bukan kesalahan tunggal KPU. Berbagai pihak turut menyumbangkan kesalahan yang sama. Partai politik, pemerintah yang juga punya kewajiban yang sama dengan KPU. Kami kira perlu koreksi yang menyeluruh tentang masalah ini, apakah sosialisasi yang kurang atau kesadaran masyarakat yang mulai jenuh,” kata Irham.

KPU Sumut, kata Irham, tidak dalam posisi untuk mengerahkan atau memobilisasi warga untuk datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS). Kendati jika hal ini dilakukan peluang partisipasi akan lebih tinggi. “Kalau dimobilisasi, tentu jumlah pemilih yang datang akan lebih banyak,” tukas Irham.

(rul/rvk)