"Korban itu bandar judi bola," kata Kasatreskrim Polres Jakarta Utara, AKBP Daddy Hartadi pada detikcom, Jumat (15/3/2013).
Sakit hatinya Alanshia karena Tonny kerap menagih Rp 200 juta uang taruhan dengan cara yang tidak menyenangkan. Alanshia merasa dipermalukan oleh Tonny.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sakit hati Alanshia memuncak ketika korban meminta jaminan mobil BMW-nya. Akhirnya Alanshia gelap mata dan melakukan pembunuhan dan mutilasi.
"Sebelum dibunuh, korban minta jaminan mobil BMW tersangka. Bercanda-bercanda terus kebawa akhirnya kebunuh beneran," ujar Daddy.
Alanshia adalah tersangka pelaku mutilasi terhadap Tonny Arifin Djonim di Ruko Aston Mediterania Residence No 26D yang ditemukan pada Rabu (13/3) lalu.
(vid/mok)











































