Pagi ini Presiden SBY bertemu dengan pemimpin redaksi sejumlah media nasional. Pertemuan yang berlangsung hangat ini digelar di Istana Negara.
"Semoga pertemuan kita mendapat ridho Allah dan membawa kebaikan, tadi pagi adc (protokoler) saya menanyakan kepada saya apakah pertemuan ini bisa diliput pers, jawaban saya, ini bukan pertemuan gelap oleh karena itu pers meliput dalam sesi opening ini, dan kalau kita bicara wartawan, yang hadir ini maha wartawan, ada siswa, mahasiswa, guru-mahaguru, nah ini sudah mahawartawan jadi tentu tidak ada yang tidak transparan tidak ada yang aneh dari pertemuan ini," ujar SBY dalam pembukaannya di Istana Negara, Jl Veteran, Jumat (15/3/2013).
SBY sedikit bercerita mengenai kunjungannya ke Jerman dan Hungaria beberapa waktu lalu. Di dua negara tersebut, SBY sempat berbincang dengan sejumlah pemimpin media massa. Kemudian terpikirkan untuk menjalin komunikasi secara rutin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sebelum kita memulai, kita punya waktu 2.5 jam sebelum salat Jumat. Saya beri penghantar singkat, kemudian Pak Wahyu (Tempo) atau yang ingin memberikan sambutan silakan. Yang jelas kita berada dalam satu perahu indonesia, komitmen kita sama yang kita lakukan tentu untuk bangsa, rakyat negara kita," imbuhnya.
(ega/mok)










































