Sopir truk gandeng, Mursinto (47) warga Kampung Sidotopo, Surabaya mengatakan, peristiwa terjadi sekitar pukul 05.30 WIB. Saat itu ia melajukan truk dari arah Jakarta (Barat) menuju ke Surabaya. Dari arah kanan, truk elpiji menyalip dan berhenti mendadak karena traffic light menyala merah.
"Menyalip dari kanan terus berada di depan truk saya. Mungkin karena kaget lihat lampu sudah merah, sopir truk elpiji langsung ngerem. Karena truk saya besar jadi tidak bisa berhenti seketika," kata Mursinto di lokasi kejadian, Jl Siliwangi Semarang, Jumat (14/3/2013).
Bagian depan sebelah kanan truk gandeng bernomor polisi L 8270 UQ dan bagian belakang truk elpiji bernomor polisi H 1864 CR ringsek. Tubuh Mursinto terjepit dan sulit dievakuasi. Lima warga setempat segera memberikan bantuan.
"Tapi tetap tidak bisa keluar. Baru setelah sekitar satu jam ada mobil derek datang saya bisa dikeluarkan," pungkasnya.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Mursinto mengalami luka di tangan kanan dan memar di bagian kaki karena terjepit. Sedangkan kernet truk tidak mengalami luka.
"Untungnya tadi saat kejadian jalan masih sepi. Tapi lama-kelamaan timbul kemacetan lumayan panjang," tandasnya.
(alg/trw)











































