Hal ini terungkap dalam rekaman sadapan yang diputar jaksa dalam sidang lanjutan kasus korupsi pengadaan Alquran di Pengadilan Tipikor, Jl HR Rasuna Said, Jaksel, Kamis (14/3/2013) malam. Rekaman yang diputar itu adalah percakapan Pimpinan Komisi VIII, Chairunnisa dengan Affandi.
Awalnya Chairunnisa berbicara soal beasiswa madrasah dengan Affandi. Wanita ini menanyakan kenapa beasiswa itu tak juga kunjung cair.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seperti sudah tahu apa yang dimaksud, Affandi pun langsung memotong dan mengiyakan pesan tersebut. "Iya, minta dikawal, biasa di lapangan kan biasa, ada tanjakan mudah-mudahan sih lancar," jawab Affandi.
"Mohon bantu supaya dijagain, oke deh pak," tutup Chairunnisa.
Dalam penjelasannya, Chairunnisa mengaku tidak tahu program apa yang dimaksud. Meski dalam percakapan, kedua orang ini seperti sudah sama-sama saling mengerti, Chairunnisa memastikan hanya meneruskan permintaan Zulkarnaen.
"Saya tidak tahu. Tidak tahu yang mulia. Saat itu saya sedang online, jadi ketika Pak Zul berkata saya kurang memperhatikan," tandasnya.
(mok/fdn)











































