"Hubungannya teman dengan korban, dugaan kuat teman bisnis, tapi kita akan dalami pelaku begitu sampai sini (Jakarta)," kata Kapolres Jakarta Utara Kombes Pol M Iqbal di Mapolsek Kelapa Gading, Jakarta Utara, Kamis (14/3/2013).
Iqbal akan menunggu kedatangan Alanshia untuk mengungkapkan motifnya. Dugaan sementara Alanshia membunuh dan memutilasi Tonny karena persoalan hutang dan sakit hati.
"Kita akan buka motifnya, dan apakah dia tersangka tunggal, dan ada apa di balik semua ini. Sementara motifnya dugaan kita hutang piutang, sakit hati, kita belum tahu karena masih kita periksa," ujar Iqbal.
Tonny Arifin Djonim ditemukan tewas dalam kondisi termutilasi menjadi 11 potong di ruko Mediterania Marina Residence No 26D, Jakarta Utara. Tubuh Tonny disimpan di satu koper, dua kardus, dan 5 kresek.
(vid/fdn)











































