"Kita juga membahas perkembangan politik tanah air. Salah satunya dalam menghadapi pemilu 2014," ujar Letjen Luhut Binsar Pandjaitan
dalam jumpa pers di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (13/3/2013).
Luhut mengatakan, para purnawirawan TNI juga memiliki kepentingan politik terkait pemilu 2014. Luhut menegaskan siapapun yang terpilih harus didukung.
"2014 jelas, siapapun yang terpilih itu yang terbaik. Kami punya kepentingan, presiden yang terpilih harus mampu, kami menggunakan
bahasa kapitalisasi sehingga tingkat ekonomi bisa tumbuh hingga 8-10 persen," imbuhnya.
Pertemuan Presiden SBY bersama tujuh jenderal dimulai sejak pukul 16.10 WIB. Pertemuan baru berakhir sekitar pukul 18.20 WIB.
Selain Luhut Pandjaitan, juga hadir Fachrul Rozi, Subagyo HS, Agus Wijoyo, Johny Josephus, Sumardi, Suaidi Marasabessy.
(ega/lh)











































