Markas Besar Polri masih menyelidiki kasus bom di Cipete dan teror terhadap Kapolda Kalimantan Tengah Brigjen Pol Bahtiar Tambunan. Sejauh ini belum ada kaitan antara dua kasus tersebut.
"Itu belum bisa kami jelaskan. Yang jelas itu hanya berdekatan, kalau dikaitkan belum bisa disimpulkan. Perlu dibuktikan dulu orang dan motifnya, baru tergambar," kata Boy usai dialog terkait wacana pembubaran Densus 88, di gedung Komisi Hukum Nasional (KHN), Jl Diponegoro, Jakarta Pusat, Rabu (13/3/2013).
Kepolisian sendiri saat ini terus melakukan penyelidikan terkait ledakan yang mencederai dua pemotor yang tengah melintas kemarin. Termasuk, memeriksa saksi-saksi dan mempelajari kandungan materil bom yang digunakan dalam perakitannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara tim Labfor Mabes Polri, ledakan tersebut berasal dari bom rakitan.
"Yang jelas itu bahan peledak yang dirakit, bukan petasan. Kalau petasan biasanya kertas yang tersisa," jelas Boy.
(ahy/lh)










































