Dibawa ke Jaktim, Daging Ilegal Belum Ditemukan di Pasar
Selasa, 05 Okt 2004 16:49 WIB
Jakarta - Daging sapi impor ilegal yang gagal dibuang di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah Bantar Gebang belum ditemukan beredar di pasar-pasar di Jakarta. Namun diketahui daging itu dibawa lari ke Jakarta Timur."Kemungkinan daging beredar di pasar belum ada. Tim sudah memantau ke lapangan. Hingga pukul 12.00 WIB tadi ternyata tidak ada."Demikian kata Asisten Perekonomian Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta Hari Sanjoyo di Balai Kota jalan Kebon Sirih Jakarta Pusat, Selasa (5/10/2004). Tim Pemprov DKI terdiri dari PD Pasar Jaya, Dinas Peternakan, dan Dinas Kesehatan."Yang sekarang diantisipasi, daging-daging itu lari ke Jakarta Timur. Tapi semua sub dinas sudah diperintahkan untuk mengawasi ke pasar-pasar," ujarnya.Dirut PD Pasar Jaya Prabowo mengaku sudah menginstruksikan jajarannya mengecek daging-daging sapi impor ilegal. "Sampai saat ini belum ditemukan," katanya.Kembali kepada Hari, dia menjelaskan, Pemprov DKI sudah menyampaikan untuk melakukan penelusuran. Tapi yang jadi kendala adalah biayanya. Kalau daging itu belum didistribusikan, itu masih tanggung jawab bea cukai.Respons bea cukai? "Belum ada, masih menunggu," ujarnya. Dituturkan Hari, ada 3 perusahaan yang bertanggung jawab dalam kasus tersebut karena memiliki sebagian daging ilegal itu. Namun perusahaan-perusahan itu telah membantah melakukan upaya pembuangan ke TPA Sampah Bantar Gebang.Ketiga perusahaan itu adalah PT Cipta Sapta Pratala, PT Koperasi Produsen Pedagang Baso Sapi, PT Pusaka Cakra Undaksana. Hal ini berdasarkan surat keputusan Kepala Kantor Pelayanan Bea Cukai Tanjung Priok nomor KEP-845/WBC.04/KP.01/2004 tertanggal 27 September 2004 tentang barang yang dinyatakan tidak dikuasai untuk dimusnahkan."Ketiga perusahaan itu seharusnya punya izin untuk impor. Impor harus ada rekomendasi dari Dinas Peternakan. Mereka belum punya surat itu. Berarti meeeka ilegal. Kalau pemilik perusahaan tidak mengaku, tapi di SK itu kan sudah ada namanya," tukas Hari.
(sss/)











































