Rapat Paripurna Kembali Diskors, Banyak Anggota MPR Protes
Selasa, 05 Okt 2004 15:28 WIB
Jakarta - Sidang MPR molor lagi. Rapat paripurna MPR membahas perubahan tata tertib mengenai tata cara pemilihan pimpinan MPR yang seharusnya berlangsung 14.00 WIB, Selasa (5/10/2004), baru dibuka 14.55 WIB dan langsung diskors kembali.Menurut Ketua DPR Agung Laksono selaku pimpinan rapat, sidang diskors karena peserta yang hadir cuma 411 dari 675 anggota majelis, serta dua fraksi tidak hadir, yakni Fraksi Partai Golkar dan PDIP. Setelah menyatakan sidang skors selama 30 menit Agung langsung meninggalkan rapat yang digelar di ruang Rapat Paripurna Nusantara, Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta. Tapi Ginandjar Kartasasminta, Ketua DPD yang juga bertindak selaku pimpinan rapat, tetap di mejanya.Sepeninggal Agung banyak peserta yang mengeluarkan protes. "Sampai kapan kita dipermainkan seperti ini", "Tahun 2009 jangan salah pilih partai lagi", "Pak Ginandjar tolong selamatkan," begitu antara lain pernyataan protes para anggota majelis.Menanggapi berbagai pernyataan itu Ginandjar cuma mengangkat tangan dan sambil tertawa bilang, "Memangnya mau kudeta."Tak percaya dengan alasan kenapa rapat diskors ada anggota MPR yang mengecek daftar absen. Ternyata yang sudah hadir 422 dari 675 anggota MPR. Fraksi Partai Golkar dan PDIP pun ternyata sudah hadir. Dari 141 anggota FPG sudah 25 orang yang hadir, dan dari 122 anggota F-PDI sudah 14 orang yang hadir. Sehingga sebenarnya jumlah peserta sudah quorum dan rapat paripurna tetap bisa digelar. Jadi, apa sebenarnya alasan sidang diskors?
(gtp/)











































