Evakuasi 2 Penambang Emas di Minahasa Utara Terhalang Longsor Susulan

Evakuasi 2 Penambang Emas di Minahasa Utara Terhalang Longsor Susulan

Asrar Yusuf - detikNews
Minggu, 10 Mar 2013 10:06 WIB
Manado, - Dua penambang emas yang tertimbun longsor di lokasi tambang rakyat Desa Tatelu, Kecamatan Dimembe Minahasa Utara, Sulut, akhirnya ditemukan. Namun proses evakuasi kembali terhalang setelah terjadi longsoran baru yang kembali menutup lubang.

Informasi yang diterima, kedua korban Arie Ratumbanua (31) dan Brian Telew (20) telah ditemukan di kedalaman kurang lebih 40 meter, Minggu (10/3/2013) sekitar pukul 01.00 WITA. Namun proses evakuasi terbilang sulit, karena harus mengeluarkannya dari lubang berdiameter kecil.

"Sebenarnya sudah tinggal membungkus jenazah dan diangkut keluar, tapi ada longsoran-longsoran kecil hingga tim evakuasi kembali naik keluar. Takut longsornya membesar dan bisa ikut tertimbun," ujar Humas Basarnas Sulut, Steven Lumowa saat dihubungi detikcom, Minggu (10/3/2013) pagi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebutnya, pagi ini evakuasi kembali dilanjutkan, namun lobang sudah tertimbun kembali. "Kalau dipaksakan tadi malam, mungkin ada korban lagi, ternyata longsornya membesar. Pagi ini kami menggali lagi," terang Lumowa.

Diberitakan sebelumnya, dua penambang asal Desa Pinabetengan Kecamatan Tompaso Minahasa, Arie Ratumbanua (31) dan Brian Telew (20), tertimpa longsor saat melakukan penggalian emas di kedalaman sekitar 60 meter, Jumat (1/3/2013) pukul 11.30 WITA.

Memasuki hari ke-10 pencarian kedua korban pun masih sering mengalami kendala dengan kondisi tanah yang labil, hingga sering terjadi longsor susulan. Satu alat berat diterjunkan untuk mempermudah proses evakuasi, namun evakuasi hanya bisa dengan sistem manual menggunakan linggis, sekop alat patri dan karung pengangkut.

(/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini