Gorries Mere Dicopot, Polri Bantah Terkait Starbucksgate
Selasa, 05 Okt 2004 15:24 WIB
Jakarta - Jabatan Kepala Satgassus Antiteror Mabes Polri dicopot dari Brigjen Pol Gorries Mere. Namun Mabes Polri membantah pencopotan itu terkait Starbucksgate.Starbucksgate mencuat setelah Gorries dipergoki sedang kongkow dengan terpidana seumur hidup bom Bali Ali Imron di Starbucks Coffee jalan MH Thamrin Jakarta Pusat pada 1 September 2004."Sekarang dia (Gorries) menjabat sebagai konsultan. Jabatan ketua dipegang Pak Bekto. Ini masalah internal. Saya kira tidak perlu dipertanyakan. Pergantian tugas saya kira biasa. Kan setiap satuan tugas ada rentang waktunya."Demikian tukas Kabareskrim Mabes Polri Komjen Pol Suyitno Landung dalam jumpa pers di Mabes Polri Jakarta, Selasa (5/10/2004). Dia didampingi Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Paiman.Suyitno Landung membenarkan telah dilakukan pengalihan tugas Kepala Satgassus Antiteror Mabes Polri dari Brigjen Pol Gorries Mere kepada wakilnya Kombes Pol Bekto Suprapto."Pengalihan tugas dilakukan karena Gorries juga menjabat sebagai Direktur Narkoba Mabes Polri. Agar bisa membagi waktu, posisi Gorries sebagai Kepala Satgassus Antiteror dialihkan," tutur Suyitno.Sedangkan Paiman menjelaskan, pergantian itu ditunjuk oleh Kapolri atau pimpinan di atasnya yakni Kabareskrim. Bila dianggap sudah selesai, Kapolri atau atasan langsungnya bisa mencabut surat perintah tersebut. Karena biasanya penunjukannya melalui surat perintah."Hingga saat ini dia (Gorries) tetap menjabat sebagai Direktur Narkoba. Karena setelah dilakukan pengecekan, Direktur Direktorat Sumber Daya Manusia Mabes Polri Irjen Pol Winarto menyatakan, secara struktural tidak ada mutasi terhadap Gorries," ujarnya.Ditanya sejak kapan Gorries dicopot dari jabatan Kepala Satgassus Antiteror Mabes Polri, Suyitno dan Paiman sama-sama bungkam.
(sss/)











































