Dituduh Otaki Bom Makkasar
Agung Hamid: Itu Rekayasa!
Selasa, 05 Okt 2004 13:07 WIB
Yogyakarta - Tepat pukul 12.00 WIB, Selasa (5/10/2004) dua tersangka pelaku bom Makassar, yakni Agung Hamid (36) dan Munir Anshori (27), dibawa menuju Makassar melalui Bandara Adi Sucipto, Yogyakarta.Keduanya dibawa aparat Poltabes Yogyakarta bersama tim Polda Sulsel dengan pengawalan ketat. Agung Hamid dan Munir dibawa dalam keadaan diborgol, kanan kiri dijaga ketat polisi berseragam. Kedua tersangka mengenakan kaos putih dan bercelana gelap.Ketika keluar dari ruang tahanan Mapoltabes Yogyakarta, Agung Hamid sempat meneriakkan Allahu Akbar. Ditanya wartawan mengenai tuduhan bahwa dia terkait bom Makassar, Hamid spontan berteriak, "Itu rekayasa!"Setelah itu, Agung dibawa masuk mobil Opel Blazer warna biru tua nopol L 2429 PN. Sedangkan Munir dibawa Kijang Super merah AB 7945 DL. Kedua kendaraan itu dikemudikan anggota Tim Serse Poltabes Yogyakarta.Namun hingga kini belum diperoleh keterangan kedua tersangka diterbangkan menuju Makassar dengan pesawat apa. Kasatreskrim Poltabes Yogyakarya Kompol Endi Sutendi menyatakan, kedua tersangka memang DPO kepolisian Sulsel dan sampai sekarang kedua pelaku belum diketemukan kaitannya dengan pelaku lain, misalnya kelompok Azahari."Saat dilakukan penggeledahan di kos-kosan Agung Hamid, tidak ditemukan barang bukti, namun hanya beberapa barang bekas atau klitikan yang sehari-harinya dijual oleh Agung Hamid," demikian Endi.
(nrl/)











































