Buruh Migran Tuntut AS Tanggung Jawab atas Sandera di Irak

Buruh Migran Tuntut AS Tanggung Jawab atas Sandera di Irak

- detikNews
Selasa, 05 Okt 2004 12:01 WIB
Jakarta - Sekitar 20 orang yang tergabung dalam Koalisi Buruh Migran untuk Pembebasan Sandera melakukan demo di depan Kedubes Amerika Serikat, Jl. Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat. Mereka menuntut AS untuk bertanggungjawab atas segala kejadian penyanderaan yang selama ini terjadi di Irak.Massa yang datang pukul 11. 15 WIB ini, selain berorasi juga menuntut AS segera keluar dari Irak. "AS seharusnya bertanggungjawab terhadap proses transisi politik dan keamanan di Irak dan memberi jaminan kepada warga negara asing yang berada di Irak."Demikian kata jubir aksi Choirul Anam kepada wartawan di sela-sela aksi, Selasa (5/10/2004).Oleh karena itu, menurutnya, adanya penyanderaan di Irak adalah tanggung jawab dari AS. "Penyanderaan yang terjadi selama ini adalah ekses dari invasi ke Irak," ujarnya.Massa juga bawa poster bertuliskan "Invasi AS Biang Aksi-aksi Penyanderaan", "Mana Tanggung Jawabmu AS Terhadap Warga Asing di Irak","Hentikan Perang Penyebab Aksi Teror".Choirul mengungkapkan, rencana audiensi ke Departemen Luar Negeri, Kedubes Irak dan Depnakertrans akhirnya dibatalkan. Hal ini dikarenakan 2 sandera WNI yakni Istiqomah binti Misnad dan Novitasari binti Sugito sudah dibebaskan."Tapi karena sandera sudah dibebaskan dan kami sangat berterimakasih atas pembebasan ini. Akhirnya teman-teman memutuskan untuk melakukan aksi di kedubes AS saja," tukasnya.Akibat aksi demo ini, arus lalu lintas yang melewati Jalan Medan Merdeka Selatan tampak tersendat. Pengguna jalan dari tugu tani menuju bundaran air mancur terpaksa memperlambat laju kendaraannya. Penjagaan dari aparat kepolisian sendiri tidak terlihat ketat. Hanya 5 orang polisi yang tampak mengawasi jalannya aksi tersebut. (ton/)


Berita Terkait