Ratusan warga Kelurahan Tanggiso dengan Kelurahan Pengavu, Kecamatan Tatanga, Palu, Sulawesi Tengah, Jumat (8/3/2012) sejak pukul 06.00 Waktu Indonesia Tengah terlibat bentrokan. Mereka saling serang dengan senjata api rakitan, parang dan batu.
Bentrokan terjadi di ruas Jalan Padanjakaya. Warga membarikade ruas jalan dengan batu dan pelbagai barang, semisal seng dan papan.
Khaeruddin Saleh, warga Kelurahan Pengavu, mengatakan bahwa bentrokan mulai terjadi sekitar pukul 06.00 WITA. Saat itu mulai terdengar letusan senjata api rakitan sejenis dum-dum.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lurah Kelurahan Pengavu Sitti Aisyah juga mengatakan bahwa bentrokan mulai terjadi sekitar pukul 06.30 WITA.
"Warga saya memilih bertahan di wilayahnya tidak menyerang," kata dia.
Saat ini Kepolisian Resor Palu telah menerjunkan sekitar 250 personel dari pelbagai kesatuan untuk mengamankan lokasi bentrokan.
"Saya imbau warga untuk tidak terprovokasi. Dan saya juga meminta agar warga membubarkan diri sebelum kami mengambil tindakan hukum," tandas Kapolres Palu Trisno Rahmadi.
(nrl/nrl)











































