Soal TPST Bojong, Pemda DKI Tunggu Laporan Dinas Kebersihan

Soal TPST Bojong, Pemda DKI Tunggu Laporan Dinas Kebersihan

- detikNews
Selasa, 05 Okt 2004 10:47 WIB
Jakarta - Pemda DKI Jakarta belum mengambil kebijakan lebih lanjut atas penutupan sementara Tempat Pengolahan sampah Terpadu (TPST) Bojong menyusul amukan warga yang memprotes operasi TPST itu. Pemda masih menunggu laporan dari Dinas Kebersihan yang meninjau lokasi."Kita sudah menugaskan Kepala Dinas Kebersihan Slamet Limbong dan timnya untuk melihat situasi di sana. Sampai sekarang belum ada kontak lagi," kata Kepala Biro Humas dan Protokol DKI Jakarta, Muhayat di ruang kerjanya, Pemda DKI Jakarta, Medan Merdeka, Jakarta, Selasa (5/10/2004).Ratusan warga di sekitar TPST Bojong, Senin (4/10/2004) kemarin mengamuk memprotes pengoperasian TPST tersebut. Warga menumbangkan ratusan pohon untuk memblokir jalan menuju TPST. Warga juga merusak kantor personalia TPST. Akibat aksi itu, Polwil Bogor memerintahkan Polres Bogor agar menghentikan sementara segala kegiatan di TPST itu. Sementara Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso kemarin mengecam aksi amuk warga tersebut. Sutiyoso meminta agar polisi menangkap warga yang terlibat. "Saya minta polisi untuk menangkapi aja orang-orang itu yang melakukan hal itu. Kita kan ada hukumnya, " kata Sutiyoso waktu itu. Muhayat menjelaskan, Gubernur DKI Jakarta telah menerima surat dari Bupati Bogor pada 29 September 2004, tentang pengoperasian TPST Bojong. Surat memberitahukan mesin balapress dan incinerator sidah siap dipakai untuk mengolah sampah pada 1 Oktober. Berdasarkan surat itu, jika tak ada masalah, Pemda DKI mengirim sampah ke Bojong mulai minggu kedua Oktober 2004. (iy/)


Berita Terkait