Kasus Mutilasi di Tol, Polisi: Diduga Pelaku 2 Orang Profesional

Kasus Mutilasi di Tol, Polisi: Diduga Pelaku 2 Orang Profesional

Edward Febriyatri Kusuma - detikNews
Rabu, 06 Mar 2013 21:26 WIB
Jakarta -

Pihak kepolisian menduga kasus mutilasi di Tol Cawang, di lakukan orang profesional dan dilakukan lebih dari satu orang. Selain itu bagian tubuh yang dibuang untuk menghilangkan jejak.

"Diperkirakan pelaku dua orang, Selain itu kalau dilihat dari pola pembuangan ptongan tubuh mobil melaju kecepatan sedang, lalu adanya beberapa potongan yang dibuang lebih dari 100 meter kemungkinan saat itu kondisi lebih ramai," ujar Kasubag Humas Polres Jakarta Timur, Kompol Didik Haryadi di kantornya, Rabu (6/3/2013).

Didik mengatakan dugaan pelaku lebih dari satu, karena pada saat pelaku tidak mungkin memberhentikan mobil.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Karena kalau satu orang tidak mungkin, secara logika saja, Bisa nggak terus dia bawa mobil sambil membuang bagian tubuh satu persatu-satu sambil menyetir," paparnya.

Ia mengatakan pada beberapa waktu lalu juga pernah ada penemuan potongan tubuh, saat itu kondisi tubuh sudah hancur sehingga sulit di identifikasi.

"Pelaku profesional karena dia mengharapkan potongan tersebut dilindas dan hancur sehingga tidak dikenalin, sepertinya mereka kesiangan membuang sehingga agak terlambat kondisi hancur,"

Sementara itu diwaktu terpisah Kepala polisi resort Jakarta Timur, Kombes Mulyadi Kaharni mengatakan mutilasi tersebut dilakukan sebelum korban dibuang,
 
"Karena mempersiapkan alat untuk melakukan mutilasi. Selain itu potongan tubuhnya cukup halus," Kata Mulyadi.

Lebih lanjut ia mengatakan biasanya untuk kasus mutilasi potongan tubuh dibuang ditempat yang berbeda, sementara hal itu berbanding terbalik dengan kasus mutilasi kali ini.

"Sementara ini dalam ukuran besar di tempat yang tak jauh berbeda. Ada bagian tubuh yang sempat tertabrak. yang di kantong plastik," tandasnya.

(edo/ndr)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini