Deplu: Sandera Dibebaskan Atas Upaya Pemerintah Indonesia
Selasa, 05 Okt 2004 08:24 WIB
Jakarta - Istiqomah dan Novita dibebaskan oleh Tentara Islam Irak atas upaya pemerintah Indonesia. Hingga kini pihak Deplu masih berkoordinasi dengan Kedutaan Uni Emirat Arab (UEA) untuk mengurus kepulangan mereka.Demikian dikatakan Jubir Departemen Luar Negeri, Marty Natalegawa saat berbincang-bincang dengan detikcom, Selasa (5/10/2004) pagi."Upaya kita kan pasti ada maknanya, saya tidak bisa masuk ke benak mereka tidak tahu apa yang menjadi alasan. Tapi tentu upaya-upaya pemerintah memainkan peran dalam pembebasan ini," ungkap Marty.Sementara itu, hingga kini Istiqomah dan Novita masih berada di Kedutaan UEA, kemarin, Senin (4/10/2004) Tentara Islam Irak yang menyandera mereka menurunkan keduanya dari mobil di depan Kedutaan UEA."Alasan pembebasan yang resmi kita terima nggak ada, kemarin malam kita hanya menghubungi pihak UEA mengenai keadaaan ke dua TKW.Kita belum sampai pada alasan pembebasan," ujar Ferry Adamhar Direktorat Perlindungan WNI dan BHI Deplu.Saat ini, menurut Ferry masih dibicarakan rencana pemulangan Istiqomah dan Novita. "Rencana pemulangan sedang kita bicarakan, sedang kita bahas dengan pihak UEA. Kita buka opsi bekerjasama dengan Palang Merah Internasional, kita pastikan mereka akan selamat pulang," demikian Ferry.
(dit/)











































