"Ya banyaklah, intinya semua penanganan sampah berbasis dari masyarakat, semua dimulai dari sana, bukan digantungkan pada pemerintah provinsi, harus dimulai. Iya, modal kita menangani sampah di sana, tidak dinas kebersihan," kata Jokowi.
Jokowi mengucapkan hal ini usai rapat paripurna dengan DPRD DKI Jakarta di Gedung DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa (5/3/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ya sama, nggak hapal saya, nanti ditanya saja ke beliau-beliau (pihak terkait)," ujar Jokowi.
Ketika ditanyakan rencana pengelolaan ini mirip atau tidak dengan aturan Kelurahan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara, yang menindak pembuang sampah sembarangan dengan menyita KTP-nya, Jokowi akan melihatnya terlebih dahulu.
"Kira-kira, kita akan coba kalau berhasil menjadi prototip, kita akan coba untuk yang lain," tutup mantan Walikota Solo ini.
(vid/lh)










































