Keracunan terjadi di Desa Ngringo, Jaten, Karanganyar. Peristiwa itu terjadi usai warga menghadiri pesta pernikahan di rumah salah saeorang warga pada Senin (4/3//2013) malam. Tanpa rasa curiga, para tamu menyantap seluruh hidangan yang disediakan tuan rumah. Pengadaan makanan itu sendiri dipesan dari sebuah katering di Solo.
Sepulang resepsi, warga mulai merasakan gangguan pencernaan. Beberapa di antaranya mulai terlihat dehidrasi karena terlalu banyak mengeluarkan cairan tubuh akibat muntah dan buang air.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sebagian besar korban dirawat jalan. Ada empat yang terpaksa harus dirawat inap di sini untuk mendapat perawatan intensif," kata Iwing D Purwadi, dokter di Puskesmas Rawat Inap Mojosongo, Solo, Selasa (5/3/2013).
"Ada juga yang sebenarnya dehidrasi sedang sampai berat tetapi menolak rawat inap lalu kami beri cairan lewat infus," imbuhnya.
Dinas Kesehatan setempat telah melakukan penelitian khusus terkait kasus tersebut. Sampel berupa sisa makanan yang dikonsumsi para korban telah dibawa oleh petugas dari Dinas Kesehatan untuk diperiksa kandungan membahayakan yang kemungkinan terkandung dalam makanan.
Sebelumnya kasus serupa terjadi di Boyolali. Sepekan lalu, keracunan massal menimpa 134 warga Desa Sobokerto, Ngemplak, Boyolali, akibat mengonsumsi es buah yang disuguhkan dalam pesta hajatan. Selanjutnya pada hari Minggu kemarin puluhan warga Desa Kiringan, Kecamatan Boyolali Kota, Kabupaten Boyolali, juga mengalami keracunan akibat sop di hajatan tetangganya.
(mbr/trw)










































