CCTV ini sengaja ditempatkan di jembatan untuk bisa memantau ketinggian debit air sungai. Akibat mati, petugas bendung terpaksa harus mendekat ke jembatan untuk bisa melihat langsung ketinggian air.
"Kejadiannya pas ketinggian air mencapai 250 centimeter. Saya lagi di jembatan, pantau kedatangan arus air, tiba-tiba petir datang dan langsung menyambar CCTV," ujar petugas jaga Andi Sudirman, Bogor, (4/3/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya juga terpental. Beruntung tertahan besi, cuma tangan saja yang luka sedikit," kata Andi penuh syukur.
Status Bendung Katulampa Bogor ditingkatkan jadi siaga I. Banjir diperkirakan bakal tiba di Jakarta subuh nanti sekitar pukul 03.00 WIB.
BNPB memperkirakan banjir ini bahkan lebih dahsyat dibanding banjir yang menerjang Jakarta 15 Januari 2013. Saat itu, tinggi air di Bendung Katulampa mencapai 210 cm. Namun saat ini air di Bendung Katulampa sudah mencapai 250 cm pada pukul 18.00 WIB.
(mok/mok)











































