Wamenkum HAM Disambut Cuaca Cerah

Laporan dari Den Haag

Wamenkum HAM Disambut Cuaca Cerah

Eddi Santosa - detikNews
Senin, 04 Mar 2013 19:45 WIB
Wamenkum HAM Disambut Cuaca Cerah
Den Haag -

Tiba hari ini untuk mengetahui langsung argumentasi akademis, prosedur teknis dan administrasi dari ratifikasi statuta International Criminal Court/ICC atau Pengadilan Kriminal Internasional (ICC), Wamenkum HAM Prof Dr Denny Indrayana dan delegasi disambut cuaca cerah di Den Haag, Senin (4/3/2013).

Matahari muncul dengan sorotan penuh sinarnya yang menghangatkan, dan mendorong temperatur siang hari naik pada kisaran 10 derajat Celsius. Padahal hingga kemarin temperatur udara di Belanda masih pada kisaran mendekati titik beku 0 derajat Celsius dan cuaca muram kelabu.

Apakah ini pertanda baik bahwa kunjungan Wamenkum HAM akan membawa hasil mencerahkan dalam hubungan bilateral kedua negara dan dalam konteks multilateral? Akh, tak ada relevansi ilmiah alias takhayul itu. Radar cuaca malah memperkirakan bahwa pada malam hari temperatur akan kembali turun tajam ke kisaran -1 derajat Celsius. Jadi delegasi perlu mengantisipasi agar tidak jatuh sakit.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Delegasi RI akan melakukan serangkaian pertemuan penting di kantor pusat ICC dengan para pejabat utama lembaga peradilan kriminal internasional tersebut dan melakukan studi mulai hari ini sampai 8 Maret 2013.

Saat berita ini diturunkan, Wamenkum HAM didampingi Duta Besar RI untuk Kerajaan Belanda Retno Lestari Priansari Marsudi dan delegasi sedang melakukan pertemuan di Kementerian Luar Negeri Belanda, Bezuidenhoutseweg 67, Den Haag.

Delegasi yang dipimpin Wamenkum HAM antara lain Mas Achmad Santosa (Deputi VI UKP4), Cahyo Rahadian Muhzar (Direktur Hukum Internasional di Kemkum HAM), Indriaswati Dyah Saptaningrum (Direktur Eksekutif ELSAM), Refly Harun (Direktur Ekskutif Constitusional & Electoral Reform Center), dan Hasrul Halili (Direktur Eksekutif Studi Pusat Anti Korupsi UGM).

Dari Kemlu Belanda hadir antara lain Koen Davidse (Direktur Departemen Organisasi Multilateral dan HAM), Nora Stehouwer van Iersel (Duta Besar untuk Organisasi-organisasi Internasional), Jan- Lucas van Hoorn (Perwakilan tetap di ICC), dan Joost Andriessen (Direktur Departemen Stabilitas dan Bantuan Kemanusiaan).

"Ini ikhtiar awal yang penting, untuk membuat warga negara Indonesia dilindungi oleh ICC sebagai subjek hukum internasional," ujar Wamenkum HAM Denny Indrayana dalam rilisnya kepada detikcom, Minggu (3/3/2013) sebelum bertolak ke Den Haag.

Den Haag selain ibukota pemerintahan Kerajaan Belanda, juga adalah the legal capital of the world (ibukota hukum internasional) dan tempat berdirinya Istana Perdamaian, yang telah menjadi ikon internasional selama hampir satu abad ini.

Di kota ini juga berkantor lebih dari 130 lembaga dan organisasi yang bergerak di bidang pencegahan dan penuntutan kekerasan HAM, membantu memajukan sistem hukum di negara- negara labil, dan mewujudkan dunia yang lebih damai dan stabil melalui kerjasama internasional.

(es/es)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads