Perancah bangunan tersebut diketahui ambruk sekitar pukul 13.25 WIB, Senin (4/3/2013). Material yang terbuat dari rangka besi itu patah di bagian bawah, kemudian menimpa rumah yang berada di sisi kanan bangunan.
Akibatnya, sebagian besar atap rumah tersebut hancur. Tidak sekadar merusak rumah, besi itu juga turut memecahkan kaca bagian depan mobil Suzuki APV yang terparkir di garasi rumah. Kendati saat kejadian di rumah sedang ada penghuni, namun tidak ada korban dalam kejadian ini.
"Tidak ada korban, tetapi menyebabkan kerusakan di bagian dalam rumah. Kalau jumlah kerugiannya belum dipastikan," kata Anggiat Pasaribu, kerabat pemilik rumah.
Polisi dari Polsek Medan Baru segera datang ke lokasi kejadian untuk melakukan penyelidikan. Polisi sudah meminta keterangan pemilik rumah dan juga pekerja bangunan yang berhenti bekerja karena kejadian ini.
Bangunan berlantai lima yang tengah dibangun itu rencananya akan menjadi gedung pertemuan. Proses pembangunan gedung milik warga bernama Oei Jaw Hong itu sudah berlangsung selama beberapa bulan terakhir.
(rul/trw)











































