"Tidak, tidak (menjadi alat politik-red). Politik tanpa hukum kan liar, hukum tanpa politik lumpuh," kata anggota timwas century Hendrawan Supratikno di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (4/3/2013).
Menurut Hendrawan, dalam pandangannya hukum dan politik saling mengisi, dalam arti secara positif. Sementara saat ditanya mengapa baru kali ini Anas bersuara dan timwas mendalami, ia menyatakan Anas bisa membantu timwas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara soal kapasitas Anas dalam memberikan informasi kepada timwas Century, menurutnya karena Anas pernah berada dalam posisi strategis di partai.
"Dia mantan ketua fraksi, dia juga pansus dan petinggi demokrat. Masa nggak ngerti (kasus century)," ucap politisi PDIP itu.
Mengapa tim kecil yang ke rumah Anas, bukan Anas yang dipanggil ke DPR seperti Antasari Azhar? "Ini lain dengan Pak Antasari azhar, Antasari sebut rapat dengan SBY dan petinggi pada 9 oktober 2008 tentang bank Indover di Belanda. Kemudian di penjara ternyata itu bailout Century dan ada proses luar biasa," ungkap Hendrawan.
"Kemungkinan datang (ke rumah Anas) ada lagi, kalau panggil kemungkinan itu juga ada. Nanti tergantun dari laporan tim kecil kepada timwas," lanjutnya soal langkah tim kecil selanjutnya.
(iqb/ndr)











































