βKita di sini punya visi yang sama, mengubah wajah politik menjadi lebih ramah di mata anak muda,β kata Bima di kantor Matara, Jl Ciasem II, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (3/3/2013).
Bima mengatakan setidaknya ada tiga fokus gerakan Matara ke depan, yaitu memberikan pencerahan kepada pemuda, memberdayakan anak muda, serta melakukan proses kaderisasi. Pembentukan Matara sendiri melibatkan anak muda dari berbagai latar belakang seperti aktivis, profesional, pengusaha, akademisi, hingga seniman.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
βJadi target kita bukan sekadar berapa suara yang akan kita raih, tapi bagaimana mengubah wajah politik agar lebih ramah. Matara rumah anak muda yang ingin berjuang di politik,β ujarnya.
Kendati demikian, Bima tidak menampik bahwa Matara adalah salah satu cara untuk mendongkrak perolehan suara PAN pada pemilu mendatang. Meski secara garis besar fokusnya pada pendidikan, baik pendidikan politik dan pembangunan karakter.
Bima menjelaskan, Matara adalah organisasi otonom, tetapi berinduk kepada PAN. Artinya, garis kebijakan yang dijalankan oleh Matara tidak akan berbeda dengan PAN.
βSalah satu alasan rumah Matara ini kita bangun agar menjadi inspirasi bagi anak muda. Jangan sampai anak muda ini berpolitik hanya karena urusan pragmatis dan transaksional,β terangnya.
(dnu/trq)











































