Kepala Bidang Perawatan Pompa Air Dinas PSDA Kota Semarang, Sinung Tommy mengatakan pompa air di tiga lokasi sudah dinyalakan untuk mengurangi genangan air khususnya di sekitar simpang lima.
"Yang dinyalakan pompa di daerah Kampung Kali, Kartini dan Kota Lama," katanya saat dihubungi wartawan, Sabtu (2/3/2013) dini hari.
Sementara itu seorang petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) yang sedang melakukan patroli mengatakan kondisi banjir yang diakibatkan hujan yang turun sejak pukul 20.00 WIB hingga 22.00 WIB itu masih aman terkendali.
"Banjirnya masih aman terkendali, hanya saja debit air di sungai Banjir Kanal Timur ini bertambah," katanya sambil melihat kondisi sungai.
Dari posko BPBD Kota Semarang sendiri terpantau hujan lebat tadi terjadi dari kawasan Pedurungan, Genuk, Simpang Lima hingga Tembalang.
Meskipun air sudah mulai surut di kawasan Simpang Lima dan jalan Pahlawan, akses menuju lapangan simpang lima yaitu jalan Ahmad Yani masih terendam air sebetis orang dewasa. Meski demikian dengan diaktifkannya pompa air di tiga lokasi tersebut dimungkinkan air akan segera surut.
Banjir yang cukup tinggi dan jarang terjadi di kawasan Simpang Lima tersebut membuat puluhan motor dan beberapa mobil mogok. Bahkan ribuan pengunjung mal Simpang Lima, mal Ciputra dan E-Plaza sempat terjebak di dalam mal dan baru bisa pulang setelah air mulai surut.
(van/van)










































