Jepang akan Minta AS Pindahkan Pangkalan Militer Okinawa
Senin, 04 Okt 2004 13:55 WIB
Jakarta - Pemerintah Jepang akan meminta Amerika Serikat memindahkan beberapa pangkalan marinirnya dari Okinawa ke lokasi lain di luar Jepang. Demikian diberitakan surat kabar setempat Yomiuri Shimbun hari Senin ini.Sebagai ganti atas pemindahan sekitar 2.600 personel marinir AS itu, Jepang akan menawarkan fasilitas penyimpanan ekstra untuk senjata, bahan bakar dan peralatan militer lain. Demikian tulis harian tersebut seperti dilansir kantor berita Reuters, Senin (4/10/2004).Pemerintah Tokyo juga tengah mempertimbangkan untuk mengizinkan pasukan AS menggunakan pangkalan-pangkalan militer domestik dan bandar udara sipil serta fasilitas-fasilitas pelabuhan, yang saat ini hanya diizinkan untuk keadaan darurat.Berita ini muncul di tengah langkah Washington mempertimbangkan detail tinjauan pertahanan globalnya atau Global Defense Posture Review. Sesuai rencana tersebut, AS akan memangkas jumlah pasukannya yang ditempatkan di luar negeri sebanyak 70 ribu personel.Perdana Menteri (PM) Jepang Junichiro Koizumi dan Presiden AS George W Bush, bulan lalu sepakat untuk mempercepat pembicaraan mengenai pengurangan personel militer AS di Jepang, khususnya di Okinawa. Okinawa merupakan pangkalan bagi sekitar separuh dari 47 ribu personel militer AS yang berada di negeri Sakura itu.
(ita/)











































