Menlu akan Klarifikasi Skandal Seks di KJRI New York
Senin, 04 Okt 2004 13:17 WIB
Jakarta -
Menlu Hassan Wirajuda menegaskan, pihaknya akan mengklarifikasi kasus skandal seks yang menggoncang KJRI di New York yang dibeberkan Faridah Abdullah.Hal itu dikatakan Menlu saat dikonfirmasi apakah para diplomat RI yang dituduh terkait kasus itu akan diberi sanksi. "Tentu, kita akan klarifikasi karena ada standar etik profesional yang harus kita lakukan," katanya saat ditanya wartawan usai sebuah acara di Istana Negara, Jl.Medan Merdeka Utara, Jakpus, Senin (4/10/2004).Menurut penilaiannya, kasus Faridah Abdullah kalau dilihat kasat mata kasusnya, tak lebih dari seorang wanita yang berprofesi sebagai pekerja seks komersial (PSK) yang karena kecewa dan tidak puas bercerita macam-macam."Saya akan mencoba mengecek kebenarannya, melakukan verifikasi apakah informasi itu benar atau tidak. Karena berita-berita dari sumber seperti itu harus diverifikasi sebelum diambil kesimpulannya apakah mengandung kebenaran atau tidak," tandasnya.Kasus ini sebenarnya sudah lama mencuat. Faridah Abdullah merilis pengakuannya bertanggal 6 Agustus 2004. Sayangnya, meski baru nyaris dua bulan, Menlu baru akan memverifikasinya.
(nrl/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































