Jalur Ciloto memang terkenal rawan kecelakaan. Bus berpenumpang peziarah itu melaju dalam kondisi jalan menurun dan berkelok. Sopir diduga tidak mampu mengendalikan kendaraannya. Tercatat 17 penumpang tewas, dan puluhan lainnya terluka. Sopir bus, Pandi (45), hanya mengalami luka dalam.
"Dugaan kecelakaan itu out of control. Sopir kaget dengan sekejap, dan panik. Akhirnya terjadi kecelakaan. Selain itu bus over capacity," kata Anis kepada wartawan di Hotel Horison, Jalan Pelajar Pejuang 45, Kota Bandung, Kamis (28/2/2013).
Ia menyesalkan bus pariwisata Mustika Mega Utama berpenumpang peziarah itu melebihi kapasitas tempat duduk. "Kapasitasnya 40, tapi muatannya 75 penumpang. Sopir tidak disiplin," jelas Anis.
Kabidhumas Polda Jabar Kombes Pol Martinus Sitompul mengatakan pihaknya akan meneliti lebih lanjut soal penyebab kecelakaan tersebut. Bila merujuk olah tempat kejadian perkara, kata Martin, rem bus tidak mengalami kendala.
"Di lokasi kejadian ada bekas rem. Berarti remnya berfungsi baik. Tapi kami akan menyelidiki lagi apakah bus itu laik jalan atau tidak," papar Martin ditemui di tempat sama.
(bbp/ndr)











































