SMAN 1 Semarang Diancam Bom, Siswa-siswi Dipulangkan
Senin, 04 Okt 2004 10:56 WIB
Semarang -
Untuk ketiga kalinya dalam sebulan terakhir Semarang diguncang isu bom. Kali ini ancaman bom menimpa SMA Negeri 1 Semarang, Jl. Taman Menteri Supeno, Semarang. Sebelumnya ancaman bom menimpa SMAN 6 dan SMAN 11 Semarang.Ancaman lewat telepon diterima staf tata usaha bernama Yani sekitar pukul 08.50 WIB, Senin (4/10/2004. Dalam ancamannya penelpon laki-laki bersuara berat dan berlogat Jakarta menyatakan "Mohon hati-hati. Sebentar lagi bom yang ditanam di SMA I akan meledak."Begitu menerima ancaman via telepon Yani langsung menghubungi kepala sekolah dan guru-guru. Kemudian salah satu pimpinan sekolah terfavorit di Semarang ini melaporkan ke Polwiltabes Semarang.Satu jam kemudian, 09.50 WIB, datang Tim Gegana dari Brimob Semarang dan melakukan penyisiran di lokasi kejadian. Sepanjang penyisiran semua siswa-siswi SMAN I Semarang yang berjumlah 900-an diminta keluar dari ruang kelas.Salah seorang guru, Edi Budiarto, menyatakan pihak sekolah mengistirahatkan sementara siswa-siswinya selama proses penyisiran. Para siswa menunggu di luar ruang kelas masing-masing.Setelah penyisiran selesai sekitar pukul 10.45 WIB dan tidak menemukan benda yang dicurigai sebagai bahan peledak, tim melanjutkan penyisiran ke tempat-tempat yang belum terjangkau dalam penyisiran. Karena dilakukan proses penyisiran anjutan akhirnya pihak sekolah, sekitar pukul 11.00 WIB, memutuskan utnuk memulangkan lebih awal siswa-siswinya. Mereka diminta untuk belajar kembali Selasa besok.
(gtp/)










































