Demonstran Tuntut Pelantikan Pimpinan DPRD DKI Dibatalkan
Senin, 04 Okt 2004 10:26 WIB
Jakarta -
Sekitar 50 orang yang tergabung dalam Komite Anti Money Politics menggelar aksi di depan DPRD DKI Jakarta, Jl. Kebon Sirih, Jakarta. Massa menuntut pembatalan pelantikan pimpinan DPRD DKI.Massa menggelar aksinya mulai mulai 09.45 WIB, Senin (4/10/2004), dan hingga saat ini masih berlangsung. Sementara pelantikan pimpinan DPRD DKI yang dijadwalkan 10.00 WIB hingga belum dimulai.Massa menuntut pembatalan pelantikan pimpinan DPRD karena menilai proses pemilihan Ketua DPRD yang dimenangi Ade Surapriatna sarat dengan politik uang.Selain itu massa, yang terdiri dari Pusat Pergerakan Pemuda Indonesia (P3I), Gerak Indonesia, LPPMD, Front Mahasiswa Jakarta, dan Mahasiswa Rakyat Bersatu ini juga menuntut diusirnya anggota DPRD yang terlibat politik uang.Koordinator aksi, Achmad Nur, menegaskan pelantikan Ketua DPRD harus dibatalkan sampai praktek suap dalam proses pemilihannya dinyatakan tidak ada. Dan bila terbukti terjadi suap maka aparat penegak hukum harus menyeretnya ke penjara.Dalam aksinya massa membawa berbagai poster yang, antara lain, berbunyi, "Batalkan Pelantikan Ketua DPRD Jakarta yang Sarat dengan Praktek Suap", "Tolak Money Politics di dalam DPRD DKI Jakarta", dan "Usut Tuntas Proses Pemilihan Ketua DPRD DKI yang Sarat dengan Praktek Suap".
(gtp/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































