"Pendidikan sekolah punya peran yang sangat besar menumbuhkan kesadaran bahwa merokok itu berbahaya" kata M Nuh di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Rabu (27/2/2013).
Menurut Nuh, selama ini bisa jadi para remaja itu memang tidak merokok di sekolah. Namun saat di luar, mereka melakukan hal itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Artinya semua harus berperan bersama," ucap Nuh.
Nuh mengaku bukan perokok. Nuh menilai anggapan rokok dapat membuat kenikmatan adalah salah.
"Saya sendiri tidak merokok dan masih hidup ini. Katanya kalau enggak merokok enggak bisa hidup, itu kebiasaan saja," ujar Nuh.
Dengan tidak merokok, Nuh yakin kemungkinan untuk terkena penyakit berbahaya, seperti kanker, dapat berkurang.
"Di antaranya perokok berhenti secepat mungkin dan jangan merokok lagi," tutupnya.
(slm/mok)











































