Bentrok di Kalora Sulteng, Korban Tewas Jadi 4 Orang

Bentrok di Kalora Sulteng, Korban Tewas Jadi 4 Orang

- detikNews
Senin, 04 Okt 2004 02:04 WIB
Palu - Korban tewas akibat bentrokan di Desa Kalora Kabupaten Donggala Sulawesi Tengah bertambah menjadi 4 orang. Seorang di antaranya adalah perempuan.Bentrokan dipicu ulah Nantjo yang mengamuk saat warga sedang menonton rekaman acara sunatan pukul 20.00 WITA, Minggu 3 Oktober 2004 di desa yang terletak di kaki bukit Gawalise, sekitar 5 km arah selatan kota Palu.Dua orang tewas di tempat kejadian perkara (TKP), termasuk Nantjo, dan 16 warga terluka.Keterangan yang dihimpun hingga pukul 01.40 WITA, Senin (4/10/2004), korban tewas menjadi 4 orang. Mereka adalah Nantjo (35), Tido (29), Lesi, dan seorang perempuan bernama Yulia.Lesi meninggal pukul 23.30 WITA, Minggu 3 Oktober 2004 di ruang UGD RSUD Undata Palu, atau 5 menit setelah diturunkan dari mobil Perintis Polres Donggala dengan usus terburai.Yulia menghembuskan nafas terakhirnya di RSUD Anutapura Palu. Sedangkan jasad Tido sudah dievakuasi dari TKP ke RSUD Undata. Sementara jasad Nantjo masih terbujur di TKP untuk divisum. Rencananya jasad Nantjo akan dievakuasi ke RS Bhayangkara Palu.Korban luka adalah Haryati, Jamiah, Fadel, Norma, Jedi, Mega, Celi, Ahmad Syarif, Ita, Njude, dan Kristin. Korban lainnya belum terdata namanya. Mereka tersebar di RSUD Undata, RSUD Anutapura, dan RS Bhayangkara untuk menjalani perawatan medis.Ahmad Syarif yang dirawat di RS Undata sempat terdengar menjerit heboh saat punggungnya yang sobek akan dijahit. Diduga dia belum dibius lokal. Para juru rawat memang sempat terlihat panik saat menerima korban yang begitu banyak. "Baru kali ini kita menerima pasien banyak secara bersamaan dengan luka terbuka," kata seorang juru rawat yang menolak menyebutkan nama.Saking paniknya suasana di rumah sakit, beberapa kamerawan televisi dibentak aparat Perintis Polres Donggala yang menjaga rumah sakit agar membantu korban. "Jangan ambil gambar dulu. Tolong ambil orang-orang sekarat ini," teriaknya.Sebanyak 2 SKK Perintis Polres Donggala dan 1 SSK BKO Polresta Palu berjaga-jaga di TKP. Aparat kepolisian juga bersiaga di RSUD Undata, RSUD Anutapura, dan RS Bhayangkara.Karena merasa takut, warga Dusun III Desa Kalora Kabupaten Donggala Sulawesi Tengah menyelamatkan diri dan bersembunyi di kawasan perbukitan di sekitar desa yang berada di kaki bukit Gawalise.Kabar menyebutkan, Nantjo sang pemicu bentrokan tidak waras. Dia selama ini disebut-sebut berada dalam pasungan. Tapi kemudian Nantjo dilepaskan oleh seseorang yang belum diketahui. (sss/)


Berita Terkait