Ginandjar: DPD Bisa Jadi Kekuatan Penyeimbang di Parlemen

Ginandjar: DPD Bisa Jadi Kekuatan Penyeimbang di Parlemen

- detikNews
Minggu, 03 Okt 2004 14:40 WIB
Jakarta - Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Ginandjar Kartasasmita menyatakan DPD bisa menjadi kekuatan penyeimbang jika pemerintah mendapat kesulitan dengan parlemen karena masalah politik.Pernyataan ini disampaikan Ginandjar usai pertemuan anggota DPD dengan pasangan capres-cawapres yang hampir pasti terpilih, Susilo Bambang Yudhoyono-Jusuf Kalla, di Hotel Dharmangsa, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (3/10/2004) pukul 14.30 WIB.Dijelaskan Ginandjar, pertemuan ini adalah sekedar silaturahmi antarpejabat negara yang dipilih oleh rakyat. "Pemerintah dan DPD kan saling punya kepentingan," katanya. Lalu dijelaskan, DPD berharap ada penyempurnaan aturan tentang DPD melalui UU Susduk yang merupakan produk DPR dan pemerintah. Sedangkan pemerintah butuh kerja sama dengan parlemen, yaitu DPR dan DPD. "Andai nanti pemerintah mendapat kesulitan dengan parlemen karena masalah politik, DPD bisa jadi kekuatan penyeimbang. Kalau pemerintah benar dan tidak menyimpang, sepatutnya dijaga," katanya. Menurut Ginandjar, fungsi check and balance bukan hanya antara legislatif kepada eksekutif, tapi juga antarlembaga legislatif. "DPR pun tidak bisa semau-maunya," tegasnya.Jadi, DPD siap pasang badang jika SBY diganggu atau bahkan akan di-impeachment oleh DPR terutama Koalisi Kebangsaan? "O, nggak, nggak. Nggak ada pasang badan. Kalau pemerintah salah ya akan kita koreksi," jawab Ginandjar.Sementara Wakil Ketua DPD La Ode Ida menambahkan, "Presiden dipilih untuk bukan untuk di-impeachment. Kalau SBY-JK bekerja berdasar kebutuhan rakyat, tidak pernah akan terjadi impeachment."Iya, deh. Selamat jadi kekuatan penyeimbang. (gtp/)


Berita Terkait