Dengan menggunakan pengeras suara, sejumlah dosen berdiri di tengah-tengah lokasi perang batu dan meminta mahasiswa menghentikan aksi brutalnya, Selasa (26/2/2013). Akhirnya, mahasiswa luluh dan menghentikan aksi lempar baru.
Tidak ada mahasiswa yang jadi korban. Hanya beberapa kaca gedung Baruga pecah terkena batu.
Aksi perang batu dua kelompok mahasiswa ini berlangsung selama dua kali. Tawuran pertama berlangsung sekitar 30 menit, sekitar pukul 12.00 Wita. Bentrokan terjadi lagi sekitar pukul 13.00 Wita, setelah kedua kubu yang sebelumnya bertahan di posisinya, kembali saling melemparkan batu dan saling menghardik satu sama lainnya.
"Kami selidiki dulu penyebab bentrokan ini. Kami menduga ada provokator yang membawa-bawa masalah dari luar kampus," ujar Pembantu Rektor III Bidang Kemahasiswan Unhas Nasaruddin Salam saat dihubungi detikcom.
"Sejauh ini masih terkendali," tutupnya.
(mna/trw)











































