Pemilihan Ketua MPR, Koalisi Kebangsaan Tak Libatkan PPP
Sabtu, 02 Okt 2004 16:51 WIB
Jakarta - Perjuangan Koalisi Kebangsaan dalam memperebutkan tampuk pimpinan MPR tidak akan menyertakan PPP. PPP dianggap sudah berada di luar koalisi.Demikian disampaikan Ketua Umum Partai Golkar, Akbar Tandjung kepada wartawan di gedung DPR, Jl. Gatot Soebroto, Jakarta, Sabtu (2/10/2004)."Kami cenderung mengajak PKB. Karena sementara PPP kemarin sudah menyatakan tidak bergabung lagi dengan Koalisi Kebangsaan. Jadi kami akan posisikan PPP di luar koalisi," kata Akbar.Akbar juga mengungkapkan, Koalisi Kebangsaan sudah mantan mencalonkan Sutjipto sebagai Ketua MPR. Dia akan disandingkan dengan Theo L Sambuaga, sebagai salah satu Wakil Ketua MPR."Mengenai bagaimana teknis perjuangan di sidang, tanyakan langsung kepada anggota MPR dari Koalisi Kebangsaan. Saya kan bukan anggota MPR. Tapi kami memang mempersiapkan kepemimpinan MPR tetap berada di tangan Koalisi Kebangsaan sebagaimana meraih di DPR," tutur Akbar.Sementara itu anggota MPR dari PPP Tosari Widjaja mengaku dapat menerima pernyataan Akbar. Namun, kata Tosari, keputusan keluar atau tidaknya PPP dari Koalisi Kebangsaan tidak bisa diputuskan secara sepihak."Koalisi kebangsaan itu ditandatangani oleh partai, di mana PPP diwakili oleh Ketua Umum dan Sekum (Sekrtaris Umum) partai. Dan sampai sekarang kesepakatan itu belum dibubarkan. Jadi kami masih menunggu Ketua Umum memberikan kepastian," ungkap Tosari."Boleh saja tindakan PPP kemarin (pemilihan Ketua DPR) dianggap indikasi ke arah itu (keluar). Tapi tetap saja Koalisi Kebangsaan ditandatangani bersama. Jadi belum bisa dianggap batal, meski berkaitan dengan pimpinan DPR dan MPR kami berada di luar Koalisi Kebangsaan," imbuh Tosari.
(djo/)











































