Kodam Iskandar Muda Investigasi Penyiksaan Tahanan GAM
Sabtu, 02 Okt 2004 14:49 WIB
Jakarta -
Jajaran Kodam Iskandar Muda melakukan investigasi kasus penyiksaan terhadap tahanan GAM yang dilakukan TNI, seperti dituduhkan Human Rights Wacth (HRW).Hal itu ditegaskan Pangdam Iskandar Muda Mayjen Endang Suwarya pada wartawan, Sabtu (2/10/2004). Endang selaku komandan yang membawahi operasi pemulihan keamanan di Aceh menyebutkan, pihaknya sama sekali tidak menginginkan hal itu terjadi.Sebelumnya dikatakan Endang, pihaknya telah meminta Komnas HAM untuk bekerjasama, jika ditemukan kasus-kasus seperti itu. "Jangan setelah berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun baru diungkapkan kembali. Seharusnya Komnas HAM itu bangga kalau TNI tidak ada melakukan pelanggaran, bukan malah sebaliknya" katanya.Dalam laporan yang berjudul "Aceh at War: Torture, III-Treatment and Unfair Trials" setebal 55 halaman itu, HRW menyebutkan, TNI melakukan penyiksaan rutin, termasuk penggunaan penyetruman, penyundutan rokok, pemukulan, ancaman dan intimidasi terhadap para tahanan tersangka anggota atau pendukung GAM di Aceh.Pasalnya kata jenderal bintang dua ini, seperti kejadian pada masa-masa awal darurat militer di Aceh, ada sebuah laporan kantor berita asing menyebutkan, 11 warga dijejerkan lalu ditembaki hingga tewas."Sementara ketika dilakukan investigasi bersama, termasuk dengan menyertakan wartawan, ternyata laporan itu tidak benar," tukasnya.Meski begitu pihaknya dikatakan Endang siap melakukan pemeriksaan secara bersama-sama. Endang menegaskan dirinya siap menghukum anggota TNI yang terbukti bersalah. Dia mencontohkan penegakkan hukum pada kasus salah tembak terhadap anak berusia 14 tahun di Maheng, Aceh Besar.Endang tidak menampik bahwa banyak juga pelanggaran yang dilakukan prajuritnya di lapangan. Misalnya mabuk-mabukan, pelanggaran lalulintas bahkan ada juga yang masih kerap melakukan pungli. "Hal inilah yang kita sikapi, agar disiplin prajurit dapat membaik bukan malah makin turun," tandas Endang.
(djo/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































