"Saya minta semua pihak agar tetap pada praduga tak bersalah. Saya pun berkata demikian pasti ada yang tidak suka. Tapi saya pikir ini harus berjalan sesuai prinsip keadilan," ujar Din ketika keluar dari rumah Anas, Jl Teluk Semangka, Duren Sawit, Jakarta Timur, Senin (25/2/2013).
Ketika ditanya apakah dirinya mendorong Anas untuk legowo dan menjadi Justice Collaborator, Din enggan berpolemik.
Selain Din, nampak hadir juga pengacara Anas Firman Wijaya, Sekretaris Departemen Pemberantasan Korupsi dan Mafia Hukum Carel Ticualu, dan Wasekjen Partai Demokrat Saan Mustopa. Saan yang mengenakan baju koko putih memilih irit berbicara.
"Saya kan alummi HMI, ini pengajian KAHMI," ujar Saan sembari memasuki gerbang rumah Anas.
(rvk/rvk)











































