"Banyak pelanggaran juga yang masuk dari pasangan nomor 4 seperti suara di Kabupaten Bandung ada yang milih Rieke-Teten tapi dianggap tidak sah. Mereka juga melihat di Cianjur ada bagi-bagi uang dan kami punya bukti," kata Juru Bicara Tim Rieke-Teten, Abdy Yuhana, kepada wartawan di Kantor DPD PDIP Jabar, Jl Pemuda Pelajar, Bandung, Senin (25/2/2013).
Pelanggaran lain juga ditemukan di daerah Ciamis. "Ada kepala desa mengarahkan memilih nomor 4 dengan diiming-imingi bantuan kepala desa. Juga terjadi di Cianjur, Ciamis, Kabupaten Bandung ada di DPT tapi tidak dapat kartu undangan memilih," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tim Rieke-Teten pun akan melaporkan kecurangan ke MK. Rencananya laporan akan dilayangkan setelah rapat pleno penghitungan suara di KPU.
"Sambil menunggu rapat pleno, kami terus menunggu laporan dari kota-kota lain. Kami akan pidanakan atau lapor ke MK," tandasnya.
(van/trw)










































