Bom Bunuh Diri Meledak dalam Masjid di Pakistan
Sabtu, 02 Okt 2004 04:01 WIB
Sialkot - Sedikitnya 19 orang tewas dan 50 orang mengalami luka-luka dalam sebuah ledakan besar yang dicurigai sebagai bom bunuh diri. Ledakan jahanam tersebut terjadi di sebuah masjid Syiah di kota Sialkot, Pakistan timur. Demikian keterangan yang dirilis Bloomberg dari seorang Muhammad Ismail, petugas kepolisian setempat, Informasi korban hingga kini masih simpang siur. Sebelumnya, ABC ANews mengatakan sedikitnya 25 orang tewas dalam ledakan bunuh diri. Sedangkan AFP menyebut jumlah korban sedikitnya 30 orang. Bom meledak sekitar pukul 1.35 PM waktu setempat, saat umat muslim di Sialkot tengah sholat Jumat (1/10/2004). Ratusan umat Islam saat itu tengah berada di dalam masjid Mistri Abdullah Imambargah yang terletak di pusat kota saat ledakan memporakporandakan bangunan tersebut. Potongan-potongan tubuh dan darah terlihat berceceran di bagian dalam masjid itu. Ledakan tersebut menciptakan sebuah lubang besar dan menimbulkan kerusakan luas pada bangunan ituSedangkan juru bucara kepolisian setempat, Nisar Ahmed mengatakan dari petunjuk-petunjuk yang ada mengarah peledakan dilakukan oleh pelaku bom bunuh diri. Namun hingga kini belum ada satu pun yang mengaku bertanggung jawab atas peristiwa tersebut. Pakistan dibawah kepemimpinan Presiden Pervez Musharraf mengalami sejumlah pengeboman setelah Pervez menyatakan bergabung dengan US memberantas terorisme. Pervez dan Perdana Shaukat Aziz menyatakan mengutuk serangan tersebut. Pervez mengatyakan insiden itu jelas-jelas menunjukkan bahwa teroris tidak memiliki agama dan merupakan musuh kemanusiaan. Aziz mengatakan, pembunuhan orang di sebuah tempat ibadah merupakan tindakan yang sangat patut dikutuk.
(dni/)











































