Gus Dur Batal Mundur dari Ketua Dewan Syuro PKB

Gus Dur Batal Mundur dari Ketua Dewan Syuro PKB

- detikNews
Jumat, 01 Okt 2004 19:42 WIB
Jakarta - Gus Dur batal mundur dari Ketua Dewan Syuro PKB. Namun, Gus Dur menyesalkan sikap Mahfud MD cs saat voting pemilihan ketua fraksi pada Kamis (30/9/2004) malam. Gus Dur batal mundur setelah ada jaminan dari pengurus DPP dan DPW PKB yang tidak akan mengulangi tindakan seperti yang dialami Mahfud cs itu. Juru Bicara Gus Dur Adhie Massardie kepada detikcom, Jumat (1/10/2004) membenarkan batalnya Gus Dur mundur dari Ketua Dewan Syuro PKB. "Ya, batal mundur, karena ada jaminan dari DPP dan DPW PKB, mereka akan melakukan mekanisme yang lebih baik," kata Adhie. Menurut Adhie, yang disesalkan Gus Dur sebenarnya adalah mekanisme pemilihan ketua Fraksi Kebangkitan Bangsa, yang tanpa komunikasi dengan anggota DPP PKB lainnya. Voting pada Kamis malam itu, menghasilkan Mahfud MD sebagai ketua fraksi. Sebelumnya, sekitar pukul 17.00 WIB, Gus Dur menggelar jumpa pers yang mengancam mundur dari PKB. "Keputusan semula, memang Ali Masykur Musa dan Muhaimin Iskandar. Saya setuju itu. Tapi, Alwi dan Mahfud kasak kusuk tidak karuan merekayasa voting. Sehingga akhirnya Ali Masykur Musa dan Muhaimin mengundurkan diri. Dan akhirnya Mahfud yang dijadikan ketua fraksi," kata Gus Dur. Menurut Gus Dur, dirinya mengajukan Ali Masykur Musa sebagai calon ketua DPR dan Muhaimin menjadi ketua fraksi, karena kedua orang ini memiliki kemampuan dan masih muda. "Sedangkan Pak Mahfud itu memang mengerti hukum, tapi belum tentu mengerti jalannya DPR. Ternyata, akhirnya Akwi dkk melakukan rekayasa itu. Atas dasar pengalaman pahit itu, saya menentang. Bukan karena apa-apa, karena saya ada tempat sendiri untuk Mahfud," jelas Gus Dur.Saat ditegaskan oleh wartawan, apakah Gus Dur sudah pasti mundur, Gus Dur membantahnya. "Lihat dulu perkembangan nanti. Apa DPP masih akan memaksakan kehendaknya atau tidak. Kalau iya, saya berghenti. Kalau ndak, ya ndak. asal ada perbaikan," kata dia. Sementara Adhie memperjelas bahwa Gus Dur tidak mempermasalahkan lagi hasil keputusan PKB yang mengajukan Ali Masykur Musa sebagai wakil ketua DPR dan Mahfud MD sebagai ketua fraksi. "Kalau hasil itu, Gus Dur menerima. Yang dipersoalkan, sebenarnya mekanisme dalam penentuan sebelumnya," kata Adhie. (asy/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini