Anjlok Menurut LSJ, PD: Hasil Surveinya Terlalu Prematur

- detikNews
Kamis, 21 Feb 2013 02:00 WIB
Jakarta - Lembaga Survei Jakarta (LSJ) menyebutkan elektabilitas Partai Demokrat (PD) anjlok jika pemilu digelar saat ini. Sebabnya, PD dicitrakan koruptif dan publik meragukan langkah penyelamatan yang dilakukan SBY. Namun survei itu patut diragukan. Ketua DPP PD Didi Irawadi Syamsuddin menilai hasil yang ditunjukkan dalam survei LSJ terlalu prematur.

"Tentu wajarlah kalau banyak pihak meragukan hasil Lembaga Survei Jakarta tersebut. Ibaratnya bayi yang lahir terlalu prematur," ujar Didi dalam keterangan persnya kepada detikcom, Rabu (20/1/2013).

Didi mengatakan survei oleh LSJ tersebut wajar jika diragukan metodologinya, apalagi rentang waktu yang digunakan juga terlalu prematur. Menurutnya, bagaimana mungkin survei tersebut berani membuat kesimpulan jika penyelamatan oleh Majelis Tinggi justru disimpulkan menambah turunnya elektabilitas PD.

"Jelas kesimpulan tersebut kurang logis, apalagi langkah penyelamatan partai oleh Majelis Tinggi baru saja beberapa hari lalu dimulai. Semua mengetahui Rapimnas PD baru saja selesai 2 hari lalu," ucap Didi.

Sebab, lanjut dia, survei yang baik dan kredibel tentu analisanya harus dalam rentang waktu yang cukup dan memadai.

"Tetapi kami tetap berusaha menghargai hasil survei tersebut. Kami ambil sisi positifnya saja.Supaya kami kerja lebih keras lagi," kata anggota Komisi III DPR ini.

Menurut dia, yang pasti langkah penyelamatan partai yang sudah dilakukan diyakini sepenuhnya akan menaikkan elektabilitas partai dalam waktu 4 sampai 6 bulan. Syaratnya, seluruh kader mulai dari pusat hingga daerah bekerja, bekerja dan terus bekerja.

"Dengan berpedoman pada Pakta Integritas dan 8 butir penyelamatan partai yang sudah jadi tekad, komitmen dan kesepakatan bersama," pungkas Didi.


(rmd/ahy)