900 Ribu Lebih Relawan Ikut Perangi Flu Burung di Thailand
Jumat, 01 Okt 2004 16:54 WIB
Jakarta - Thailand mulai melancarkan perang melawan flu burung dengan mengerahkan lebih dari 900 ribu relawan ke seluruh pelosok negeri. Mereka akan melakukan pemeriksaan dari rumah ke rumah untuk memeriksa tanda-tanda adanya penyakit mematikan tersebut.Perang melawan flu burung yang dicanangkan Perdana Menteri Thailand Thaksin Shinawatra ini akan berlangsung selama sebulan. Thaksin memberi waktu 30 hari hingga 31 Oktober kepada para pejabat untuk membasmi wabah itu atau dipecat. "Lebih dari 900.000 relawan, yang ditunjuk untuk mengawasi sekitar 10 rumah masing-masing, akan mendatangi rumah ke rumah dan memeriksa kondisi manusia dan unggas," ujar Thawat Suntrajarn, dirjen Departemen Pengendalian Penyakit seperti diberitakan AFP, Jumat (1/10/2004).Tim beranggotakan 1.000 orang dokter hewan dan ahli epidemiologi juga dibentuk untuk dengan cepat menindaklanjuti jika para relawan melaporkan adanya kasus-kasus mencurigakan.Thailand meningkatkan kewaspadaan menyusul munculnya laporan bahwa korban terakhir flu burung tewas karena kemungkinan tertular virus flu burung dari putrinya. Itu merupakan kasus pertama soal kemungkinan terjadinya penularan antarmanusia.Sejauh ini, sudah 10 orang tewas karena flu burung di Thailand dan 20 orang di Vietnam. Juga lebih dari 100 juta unggas tewas atau dibantai untuk menghentikan penyebaran wabah flu burung di Asia.
(ita/)











































