Koalisi PPP, PKB, PAN, PKS, dan PD Diteken Bersama Pukul 02.00

Koalisi PPP, PKB, PAN, PKS, dan PD Diteken Bersama Pukul 02.00

- detikNews
Jumat, 01 Okt 2004 15:08 WIB
Jakarta - Perebutan kursi ketua DPR membuat para elit partai politik bergerak cepat. Keputusan koalisi antara PPP, PKB, PAN, PKS, dan PD diambil secara kilat dan diteken pada pada pukul 02.00 WIB, Jumat (1/10/2004). Waktu dinihari bagi politisi, merupakan hal yang biasa, termasuk untuk membuat keputusan dan kesepakatan. Dan itulah yang dilakukan oleh pimpinan lima partai politik itu dalam pengajuan calon pimpinan DPR dan MPR. Kesepakatan tersebut ditandatangani oleh Ketua Umum PKB Alwi Shihab, Sekjen PAN Hatta Rajasa, Wakil Ketua Umum PPP Alimarwan Hanana, Ketua Umum PKS Hidayat Nurwahid, dan Ketua Umum Partai Demokrat Subur Budhisantoso. Foto kopi kesepakatan itu telah beredar di gedung DPR. Di dalam kesepakatan itu disebutkan lima parpol menyepakati paket pimpinan DPR dan MPR yang akan diajukan dalam sidang pemilihan. Paket untuk pimpinan DPR adalah Ketua DPR Endin AJ Soefihara dari PPP dan Wakil Ketua DPR EE Mangindaan dari PD, Ali Masykur Musa dari PKB, dan Ahmad Farhan Hamid dari PAN. Sedangkan untuk MPR, Ketua MPR Irwan Prayitno dari PKS dan Wakil Ketua MPR AM Fatwa dari PAN, Yusuf Muhammad dari PKB dan Aksa Mahmud dari DPD. Farhan saat ditemui wartawan di gedung DPR, mengaku kesepakatan itu diteken pada pukul 02.00 WIB dinihari. "Kesepakatan kita teken bersama pada pukul 02.00 dini hari. Nantinya, koalisi ini akan mengangkat prinsip rekonsiliasi dan berusaha membuat sinergi antara parlemen dengan pemerintah," kata dia. Mengenai kalkulasi kekuatan, Farhan optimistis, pihaknya akan memenangkan pertarungan. "Secara hitung-hitungan, khususunya untuk ketua DPR, kita sudah dapat setengah lebih. Jadi, kalau semua solid, sudah tidak ada masalah," kata dia. Ditanya mengenai masih dilobinya PKB oleh Koalisi Kebangsaan, Farhan yakin PKB akan tetap berada di pihaknya. Apalagi, PKB sudah meminta petunjuk Gus Dur. "PKB sudah meminta petunjuk Gus Dur kok," kata dia. (asy/)


Berita Terkait