"Ini mayat kemungkinan mati dengan tidak wajar, diduga dibunuh," ujar Kapolsek kebayoran Baru AKBP Adex Yudiswan saat ditemui di Mapolsek Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (19/2/2013).
Adex menuturkan ada dua kemungkinan bocah tersebut ditemukan tewas di bak kontrol penampungan air di dekat halte Bus TransJ Polda itu. Pertama kemungkinan dibuang ke selokan lalu mengalir kesitu atau sengaja dibuang disana.
"Tapi untuk penyebab kematian masih menunggu hasil visum. Namun hasil visum sementara ada luka di bibir bagian dalam," ungkapnya.
Saat ini polisi masih mencari identitas keluarga bocah malang tersebut. Selanjutnya dari hasil pemeriksaan sementara diketahui ciri-cirinya dengan Tinggi 144 cm, Berat 38 Kg dan golongan darah B.
"Sementara ini masih Mr X, maka bantu kami apabila ada yang merasa kehilangan saudaranya," singkat Adex.
(ndu/nal)











































