Ibu Ani bersama rombongan Solidaritas Istri Kabinet Indonesia Bersatu (SIKIB) II menjajal kapal pintar yang berlabuh di Pelabuhan Kolinlamil AL, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (19/2/2013). Selama 30 menit, mereka 'melaut' menumpang kapal yang berkapasitas maksimum 25 orang tersebut.
Bagian dalam kapal sendiri telah dimodifikasi menjadi semacam ruang belajar dengan rak-rak yang penuh terisi buku. Kapal sepanjang 15 meter berbobot lima ton ini memiliki kecepatan rata-rata 10 knot dengan daya jelajah 10 km atau 8 mil.
Ada tiga kapal pintar yang diberikan oleh BRI, BNI, dan Mandiri. Kapal pintar yang membawa misi sebagai perpustakaan keliling tersebut akan dioperasikan di Tanjung Pinang Riau, Selayar Sulawesi Selatan dan Sorong Papua.
Penanggungjawab kapal pintar Tanjung Pinang adalah Danlantamal IV, Selayar Sulawesi Selatan dengan Danlantamal VI, dan Sorong Papua oleh Danlantamal X. Harga per unit kapal lengkap dengan peralatannya mencapai Rp 5 miliar.
"Saya tahu satu kapal pintar harganya lumayan. Tentu jumlah ini jauh dari cukup karena tantangan wilayah Indonesia," ujar Ibu Ani dalam pidatonya.
(vid/lh)











































