Golkan Agung, Koalisi Kebangsaan Pecah PKB dan PPP

Golkan Agung, Koalisi Kebangsaan Pecah PKB dan PPP

- detikNews
Jumat, 01 Okt 2004 13:02 WIB
Jakarta - Peluang Koalisi Kebangsaan untuk mendudukkan kader Partai Golkar Agung Laksono sebagai ketua DPR masih terbuka. Koalisi akan melobi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan akan menggerilya anggota DPR dari PPP. Sampai sekarang, Koalisi Kebangsaan secara lembaga didukung oleh PDIP, Partai Golkar, PDS (Partai Damai Sejahtera), dan Partai Bintang Reformasi (PBR). PPP dipastikan tidak mendukung Agung Laksono dan akan mendudukkan kadernya sebagai ketua DPR dengan dukungan PAN, PKS, PD, dan PKB. Ketua PBR - salah satu partai pendukung Koalisi Kebangsaan - Zaenal Ma'arif tidak mempermasalahkan keluarnya PPP dari Koalisi Kebangsaan. "Tanpa lembaga PPP, Koalisi Kebangsaan masih kuat," kata Zaenal. Apalagi, kata dia, anggota DPR di PPP belum tentu semuanya akan mendukung langkah PPP yang mengajukan Ketua DPP PPP Endin AJ Soefihara sebagai calon ketua DPR. "Saya perkirakan, tidak semua anggota PPP setuju keluar dari Koalisi Kebangsaan. Bahkan, saya taksir 60 persen anggota DPR dari PPP akan ikut kita. Kita akan melobi," kata dia. Selain akan menggerilya para personel PPP, kata Zaenal, Koalisi Kebangsaan juga akan mengintensifkan lobi kepada PKB. "PKB belum tentu mendukung calon dari PPP. Penjelasan Akbar Tandjung tadi, PKB masih akan ikut dengan Koalisi Kebangsaan," jelasnya. Salah satu lobi yang dilakukan, Koalisi Kebangsaan akan memberikan jatah kursi wakil ketua MPR kepada PKB. "Kita sudah memplot satu kursi wakil ketua MPR untuk PKB," kata dia. Sampai sekarang, formasi paket calon pimpinan DPR dari Koalisi Kebangsaan belum tuntas, karena masih menunggu kepastian PKB dan hasil melobi kembali PPP. Untuk sementara, kata dia, calon ketua DPR dipastikan diberikan Agung Laksono dari Golkar, 1 kursi calon wakil ketua DPR diberikan kepada Sutjipto dari PDIP, dan dua kursi wakil ketua DPR lainnya diplot untuk PPP dan PKB. (asy/)


Berita Terkait